Labels

Showing posts with label Peternakan. Show all posts
Showing posts with label Peternakan. Show all posts

Friday, October 24, 2014

Cara Ternak Perkutut Dengan Sangkar Gantung

Ternak perkutut
Ternak perkutut
Cara ternak perkutut dengan sangkar gantung – Beternak perkutut bisa memakai sangar gantung, ukuran sangkarnya sendiri dapat memakai sangkar burung ocehan yang berbentuk kotak dengan ukuran 60 X 60 X 75 atau memanfaatkan kandang untuk kacer, murai batu atau cucak hijau yang tidak terpakai, intinya adalah semakin besar ukuran kandangnya semakin leluasa burung perkutut dapat bergerak.

Pada kesempatan kali ini kami telah merangkum cara ternak perkutut memakai sangkar gantung. Yuk disimak.
Siapkan dulu tempat sarangnya di dalam sangkarnya dengan bahan sarang yang telah jadi didalamnya. Setelah itu barulah kedua burung perkutut dimasukan dalam sangkar penangkarannya.

Bila telah berjodoh perkutut akan saling meloloh kemudian melakukan ritual "ngecer" dan diakhiri dengan ritual kawin yang sebenarnya. Proses ngecer ini biasanya dilakukan sekitar 4-5 kali, burung jantan akan menaiki burung betina lewat sisi kiri atau sisi kanannya untuk kemudian hinggap di sampingnya, maka dari itu dibutuhkan kandang yang besar supaya kedua burung lebih leluasa "berlatih pemanasan" sebelum kawin.

Perawatan indukan perkutut

Bagaimana perawatan yang tepat supaya perkutut dapat segera kawin dan bertelur, yuk disimak beberapa tips di bawah ini.
  • Lakukan penjemuran setiap pagi hari untuk merangsang burung cepat birahi, biasanya sewaktu penjemuran itu burung akan melakukan perkawinan. Ada juga yang berlangsung setelah penjemuran selesai.
  • Setelah kawin biasanya burung akan bertelur dalam jangka waktu 1-2 minggu, bila telah terlihat tanda-tanda akan bertelur sebaiknya sangkar jangan dipindah-pindah lagi, biarkan menempel dengan tembok supaya sangkar lebih kokoh dan tidak mudah goyang.
  • Perkutut akan mengerami telurnya selama 2 minggu, bila terlihat tanda-tanda akan menetas sangkar dapat dijemur kembali pada pagi hari sekitar jam 06.30 selama 5-10 menit saja, jangan terlalu lama, dan penjemuran pun jangan sewaktu matahari sedang terik-teriknya, setelah piyikan keluar bulu barulah ditambah lagi waktu penjemurannya menjadi 10-15 menit.
  • Sesudah anakan berusia 5-7 hari dapat langsung dipasang ring pengenal.
  • Pada usia 7-8 hari inilah burung dapat diambil dan disatukan dengan burung puter (dititipkan) untuk diloloh.  Setelah anakan dipisahkan dari indukannya kandang dapat dibersihkan agar dapat digunakan indukan perkutut untuk bertelur lagi. Tetapi bila Anda tidak punya pengasuh lain (burung puter) untuk meloloh anakannya biarkan saja diloloh oleh induknya selama 1 bulan.
Sumber: Ternak.org

Thursday, October 23, 2014

Cara Ternak Lobster Di Lahan Sempit

Ternak lobster di lahan sempit
Ternak lobster di lahan sempit
Cara ternak lobster di lahan sempit - Sebenarnya ada cukup banyak jenis lobster, tetapi pada kali ini kami akan mengulas tentang ternak lobster air tawar atau lebih dikenal dengan sebutan redclaw, karena ketika dewasa lobster tersebut terdapat warna merah pada capit bagian luarnya. Terutama akan sangat terlihat jelas pada jenis pejantan.

Cara mengetahui perbedaaan antara jenis betina dan jantan, ialah dengan melihat warna capitnya. Bila ada warna merahnya, berarti lobster tersebut jantan. Lobster jenis air tawar ini sangat mudah untuk dipelihara dan diternakkan, sebab jenis ini sangat kuat hidup di berbagai kondisi. Dan jenis ini termasuk omnivora, karena jenis ini selain makan voer, lobster jenis ini juga doyan makan tumbuh-tumbuhan seperti eceng godok. Bahkan terkadang ketika diberi nasi pun akan dimakan.

Cara ternak lobster ini sebenarnya sangat mudah. Tergantung ingin memakai cara profesional atau cara rumahan. Pada kesempatan kali ini kami akan menyajikan cara ternak lobster di lahan sempit. Yuk disimak.

Cara budidaya lobster lahan sempit:
  • Sediakan terpal untuk kolam atau plastik yang cukup tebal.
  • Pastikan lokasi di sekitar rumah yang kontur tanahnya rata dan usahakan lokasi tersebut tidak terlalu banyak terkena sinar matahari tetapi jangan sampai pula tak ada cahaya mataharinya, dapat dikatakan cahaya mataharinya cukup.
  • Buatlah kolam dengan media terpal atau plastik dengan ukuran 1 m x 2 m dengan tinggi kolam sekitar 80 cm.
  • Setelah itu isi dengan air bersih dengan ketinggian air skitar 60 cm, tinggi air jangan sampai sesuai dengan tinggi kolam karena lobster dapat meloncat keluar. Jadi usahakan ketinggian air kurang 10 sampai 30 cm dari tinggi kolam.
  • Masukanlah eceng gondok atau sejenisnya, karena lobster sangat menyukai tanaman tersebut.
  • Kemudian masukan lobsternya, usahakan jenis betina lebih banyak dari jenis pejantan.
  • Saat lobster betina sudah terlihat mempunyai telur maka segera dipisahkan ke kolam lain. Karena lobster termasuk kanibal, biarkan si betina menetaskan telurnya pada kolam terpisah.
  • Bila telur sudah menetas, pindahkan betina tersebut dari kolam penetasan.
  • Berilah makan secara rutin anak lobster tersebut. Dan sekitar beberapa bulan kemudian, lobster tersebut akan tumbuh dewasa.
Cara ternak lobster skala rumahan memang tergolong mudah, sebab dengan jumlah yang terbatas pasti akan lebih ringan dari segi perawatan. Tidak ada salahnya juga bila dirasa prospeknya bagus untuk membuat kolam yang lebih banyak lagi. Untuk dapat berhasil dalam budidaya lobster ini, cobalah dari yang sedikit dulu, kemudian kembangkan dengan jumlah yang lebih banyak.

Wednesday, October 22, 2014

Cara Ternak Anis Kembang

Budidaya anis kembang
Budidaya anis kembang
Cara ternak anis kembang - Ternak burung anis kembang dapat menjadi lahan usaha yang ekonomis, selain mudah didapat burung anis kembang juga sangat mudah dalam perawatannya.

Ternak burung anis kembang menjadi pilihan yang tepat bagi kicaumania yang ingin belajar ternak burung dari jenis anis atau punglor ini. Pada kesempatan kali ini kami akan menyajikan cara ternak anis kembang. Yuk disimak.

Pemilihan indukan

Ciri-ciri anis kembang jantan yang bagus:
  • Pilih burung anis kembang jantan yang sudah cukup umur dengan perkiraan telah melewati tiga kali masa mabungnya dan juga burung dalam kondisi gacor dan ngeroll.
  • Pilihlah burung yang sehat, mulus dan tidak cacat.
  • Pilih burung yang berkualitas baik bila Anda ingin anakannya memiliki turunan yang bagus, dapat dilihat dari bentuk fisik tubuhnya yang panjang dan langsing dan gaya berdirinya yang tegak.
Ciri-ciri anis kembang betina yang bagus:
  • Pilih Betina yang sudah cukup umur atau sudah melewati dua kali masa mabung
  • Pilih betina yang sehat, mulus dan tidak cacat
  • Pilih betina yang sudah birahi atau ngeper bila ditempel atau mendengar suara burung jantan
  • Untuk pemula sebaiknya menyiapkan beberapa ekor indukan betina untuk persiapan bila burung terebut tidak berjodoh dengan indukan jantan yang kita miliki.
Cara menjodohkan anis kembang
  • Tempelkan kandang yang berisi burung jantan dan burung betina
Tahapan ini adalah tahapan awal perkenalan, agar jantan dan betina dapat saling mengenal. Proses ini biasanya memakan waktu 1 hari sampai 1 minggu tergantung ketertarikan kedua indukan.
  • Mandi bersama
Setelah jantan dan betina saling berjodoh biasanya ciri-cirinya ialah burung jantan akan memainkan makanannya dengan membawa makanannya di paruhnya (dicapit) dengan berusaha memanggil burung betina untuk mau disuapi selain itu tanda lainnya adalah tidur dengan jarak yang berdekatan atau rendengan.
Jika semua hal itu sudah kita lihat, sudah waktunya kita berikan kesempatan buat burung untuk mandi bersama dalam karamba mandinya. Selama mandi itulah dapat kita perhatikan tingkah laku kedua burung tersebut, bila terjadi perkelahian segera pisahkan dan mulai mengulangi proses penjodohan ini dari awal kembali.
  • Disatukan dalam satu kandang
Bila setelah beberapa hari burung mau mandi bersama dan terlihat akur, sekarang waktunya memasukan kedua indukan ini kedalam kandang penangkarannya. Dapat dicoba dengan menggunakan kandang harian yang luas sambil menempatkan tempat sarang yang dapat terbuat dari anyaman rotan / bambu atau bahkan batok kelapa.
  • Letakkan bahan membuat sarangnya, contoh: sabut kelapa, serat nanas, jerami dan daun cemara kering
Bila burung terlihat akur dan burung jantan terlihat sibuk membuat sarang sambil terlihat merayu betina dan mencoba menyuapinya maka pada proses ini dapat diteruskan dengan tetap memakai kandang harian tersebut sebagai kandang penangkarannya atau memindahkannya ke kandang penangkaran permanen.

Monday, October 20, 2014

Beberapa Permasalahan Dalam Beternak Cucak Ijo

Penjodohan cucak ijo
Penjodohan cucak ijo
Beberapa permasalahan dalam beternak cucak ijo - Salah satu burung berkicau, yang mempunyai banyak penggemar ini memiliki warna bulu khas dengan dominasi warna hijau, dan ciri bagian bawah paruh berwarna hitam untuk burung jantan. Burung cucak ijo banyak dijumpai di pulau jawa, sumatera, bali, dan kalimantan. Burung ini hidup berkelompok di hutan, dan terbang dari satu pohon ke pohon lainnya yang tinggi.

Kicauan burung cucak Ijo cukup merdu, dan dapat menirukan suara berbagai jenis burung. Karena itu, untuk mendapatkan burung cucak ijo yang memiliki kualitas lomba dan memiliki suara tonjolan yang keras, oleh penghobi suara cucak ijo, dimaster burung lain. Burung yang cocok untuk masteran cucak ijo antara lain: cucak jenggot, love bird, cililin, punglor merah dan lain sebagainya. Pada kesempatan kali ini kami akan mengulas tentang beberapa permasalahan dalam beternak cucak ijo. Yuk disimak.

Penjodohan

Dalam penjodohan burung untuk penangkaran, kesulitan utama ialah menyamakan masa birahi burung. Karena, jika burung tidak sama masa birahinya, maka penjodohan sulit dilakukan. Untuk itu, Anda perlu memberikan asupan pakan yang dapat memunculkan birahi burung, baik untuk jantan ataupun betina.
Dalam kaitan ini, disarankan Anda menggunakan multivitamin dan multi mineral yang dilengkapi dengan suplemen lengkap dan seimbang disertai bahan aktif yang bermanfaat untuk kebutuhan utama asupan makan burung indukan.

Macet produksi

Banyak sekali kasus burung macet produksi. walaupun indukan jantan dan betina terlihat sehat, tetapi ternyata keduanya tidak juga melakukan perkawinan. Atau jika melakukan perkawinan tidak terjadi pembuahan. Tanda tidak ada pembuahan adalah telur yang kosong sampai masa pengeraman berakhir.

Sebenarnya, macet produksi dalam kasus di atas ialah karena datangnya masa birahi burung pasca telur menetas tidak berbarengan. Banyak burung piyikan mati disebabkan dia kekurangan asupan yang seharusnya tersimpan secara normal ketika dia masih dalam bentuk telur. Hal ini bisa teratasi jika asupan vitamin dan mineral untuk burung berkecukupan.

Itulah beberapa permasalahan dalam beternak cucak ijo dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.

Saturday, October 18, 2014

Cara Merawat Hamster

Gambar hamster
Gambar hamster
Cara merawat hamster - Hamster merupakan binatang sejenis hewan pengerat, terdapat berbagai jenis di dunia dan hampir ada di tiap negara. Bentuknya yang mini membuat hamster mudah untuk dibawa ke mana-mana dan tidak memerlukan kandang yang terlalu besar untuk merawatnya. Memelihara hamster bisa dikatakan cukup mudah, karena perawatannya yang tidak terlalu rumit. Walau demikian Anda tidak harus menyepelekannya begitu saja.

Bila Anda memutuskan untuk memelihara hamster, maka Anda harus berkomitmen untuk bertanggungjawab atas hewan peliharaan Anda. Pada kesempatan kali ini kami akan menyajikan cara merawat hamster. Yuk disimak.
  • Pemilihan jenis hamster
Sebaiknya Anda memperhatikan pemilihan jenis hamster yang akan Anda pelihara. Anda dapat bertanya dengan pemilik toko hewan, ataupun para pemelihara hamster lainnya. Selain itu, Anda harus banyak mencari informasi mengenai jenis hamster yang akan Anda pelihara supaya Anda tidak merasa kesulitan ketika memeliharanya. Juga penting untuk Anda mengetahui pola makan dan hal-hal mendasar dalam perawatan hamster tersebut.
  • Hamster sangat membutuhkan kasih sayang dari pemiliknya
Mengapa demikian? karena dengan kasih sayang, hamster yang Anda pelihara akan semakin mudah diatur. Anda harus sering-sering menyentuh dan bermain dengannya supaya si hamster cepat mengenali Anda. Begitu juga dengan mencium aroma tangan Anda. Hamster peliharaan Anda dengan cepat beradaptasi dengan Anda.
  • Beri perhatian lebih untuk kandangnya
Hamster tentu akan menghabiskan seluruh waktunya di dalam kandang. Oleh karenanya Anda harus memenuhi semua kebutuhan yang membuatnya nyaman berada di dalam kandangnya. Anda perlu memastikan kebersihan serbuk kayu untuk kandangnya. Contohnya mengganti serbuk kayu dua kali seminggu untuk menjaga kebersihan kandangnya. Serbuk kayu berfungsi untuk menghangatkan tubuh hamster dan juga menjadi tempatnya untuk membuang kotoran. Serbuk kayu ini dapat Anda dapatkan di toko-toko hewan.
  • Perhatikan kebersihan kandang hamster
Sebab kandang yang kotor akan menyebabkan hamster rawan terjangkit penyakit. Seminggu atau dua minggu sekali, kosongkan kandang dan cuci kandang secara menyeluruh. Dan juga bersihkan seluruh peralatan dan aksesoris yang ada di dalam kandang. Pastikan semuanya dalam keadaan bersih saat Anda mengembalikan hamster kembali ke kandangnya.
  • Harus pandai memilih aksesoris yang akan diletakkan di dalam kandang hamster
Pastikan bahwa aksesoris itu memang dibutuhkannya. Tak hanya sekedar hiasan saja. Perlu Anda ketahui bahwa di alam liar, hamster akan berjalan hingga delapan mil dalam semalam hanya untuk mencari makan. Hal itu adalah salah satu insting alaminya. Bahkan bila hamster tidak melakukannya atau tidak ada media untuknya melakukan hal tersebut, akan beresiko menyebabkan kelumpuhan. Oleh karena itu, Anda perlu menambah aksesoris berbentuk roda untuk media penyaluran insting alaminya tersebut. Anda juga memerlukan sebuah kotak kardus kecil atau sesuatu yang bisa menjadi tempat persembunyian hamster saat ia akan tidur. Sebab, cara tidur hamster adalah dengan bersembunyi. Hamster juga senang berjalan melalui terowongan. Jadi Anda perlu menambahkannya dalam daftar aksesoris yang harus Anda penuhi.
  • Perhatikan pula persediaan makanan, dan air untuk perawatan hamster
Anda perlu menyediakan air tawar dan makanannya berupa biji Bunga matahari di dalam tempat makannya dan mengisinya setiap hari. Boleh memberikan sedikit bentuk makanan lain seperti wortel, seledri, apel dan anggur untuk menambah nutrisi yang dibutuhkannya. Tetapi perlu diawasi takaran dan jadwalnya. Karena konsumsi makanan tambahan ini tidak dapat dilakukan sering-sering. Juga tidak dapat diberikan dalam jumlah yang banyak. Sebab akan berpengaruh buruk pada pencernaan hamster tersebut. Jangan memberi makan coklat, biji kopi, atau kafein apapun pada hamster sebab hal ini bisa mengakibatkan kematian.
  • Jangan pernah merendam hamster dalam air untuk mandi atau alasan apapun
Hamster merupakan salah satu binatang yang rentan terhadap serangan penyakit. Hamster sebenarnya akan bersih sendiri sepanjang waktu dan biasanya tidak perlu dibersihkan. Hamster kerdil akan sangat menikmati mandi debu. Anda bisa membeli debu atau bubuk debu untuk mandi hamster di toko hewan peliharaan. Bila sekali waktu memang mengharuskan Anda untuk membersihkan hamster Anda. Anda bisa dengan aman menggunakan kain basah atau tisu khusus untuk hewan peliharaan. Tidak perlu menggunakan sabun atau sampo pada hamster Anda.

Sunday, October 12, 2014

Cara Budidaya Hamster

Cara budidaya hamster – Hewan kecil yang lucu ini adalah hewan yang banyak digemari oleh masyarakat terutama kalangan pelajar dan anak-anak kecil, karena bentuk tubuhnya yang unik dan juga jinak. Harga hamster dapat dibilang lumayan mahal terutama untuk jenis-jenis yang mempunyai warna bulu yang indah dan juga mudah jinak.

Oleh karena itu ternak hamster dapat memberi keuntungan yang lumayan sekaligus juga dapat dijadikan sebagai pekerjaan sampingan karena perawatannya yang cukup mudah. Pada kesempatan kali ini kami akan menyajikan cara budidaya hamster. Yuk disimak.

Cara beternak hamster
Budidaya hamster
Budidaya hamster
  • Pemilihan jenis hamster
Hamster mempunyai beragam jenis dengan ciri-cirinya masing-masing. Bagi Anda yang baru akan mencoba budidaya hamster, kami sarankan mulailah dengan jenis campbel karena harganya tergolong murah dan juga perawatannya mudah, namun hamster jenis ini cenderung galak. Selain campbel, jenis winter white maupun pearl dapat Anda gunakan sebagai awal dari ternak hamster. Jenis ini tergolong jinak dan juga harganya tidak terlalu mahal. Untuk memilih indukan yang baik, pilihlah dari kelincahan hamster tersebut dan juga nafsu makannya. Selain itu, untuk indukan jantan, pilihlah yang memiliki bokong yang besar (konon ciri tersebut menandakan hamster tersebut subur).
  • Kandang hamster
Untuk beternak hamster dengan biaya yang minimal, kita dapat menggunakan box bekas es krim maupun aquarium atau benda lain yang sekiranya hamster tidak dapat lepas dari tempat tersebut. Namun bila Anda mempuyai dana yang cukup, dapat juga menggunakan kandang hamster yang banyak dijual di toko. Sebagai alas kandang hamster, kita dapat menggunakan serbuk kayu maupun pasir. Hal ini bertujuan agar kandang tidak bau karena kotoran dan kencing dari hamster. Alas tersebut juga berfungsi untuk membersihkan bulu-bulu hamster agar selalu terlihat rapi. Selain itu, kebersihan kandang juga harus dijaga. Bersihkan paling tidak satu minggu sekali dan juga ganti serbuk kayu maupun pasir yang digunakan sebagai alas.
  • Makanan hamster
Hamster adalah jenis hewan yang memakan biji-bijian. Untuk memulai peternakan, kita dapat menggunakan makanan kemasan khusus hamster yang banyak dijual ditoko-toko hewan. Selain itu kita dapat juga memberinya variasi makanan seperti tauge, jagung, kuaci, dan beberapa jenis biji-bijian. Namun untuk makanan tersebut kita harus membatasinya. Tauge memang baik untuk kesuburan induk hamster, tetapi terlalu banyak mengkonsumsi tauge dan juga jagung dapat menyebabkan kotoran hamster menjadi encer sehingga dapat menjadi sarang penyakit dan juga membuat bulu hamster menjadi basah.
  • Perkawinan hamster
Hamster adalah jenis hewan yang suka poligami. Dalam hal ini, kita dapat mengawinkan satu indukan dengan beberapa induk betina. Tetapi sebaiknya masing-masing induk betina dipisahkan kandangnya untuk mengantisipasi perkelahian. Jika salah satu induk betina sudah hamil, kita dapat memindahkan induk jantan ke kandang betina yang lain.
  • Perawatan setelah kehamilan
Ciri-ciri hamster hamil dapat kita lihat dari bentuk perutnya yang membulat dan juga perilakunya yang agresif. Apabila terlihat tanda-tanda tersebut, segera pisahkan induk jantan dan biarkan induk betina sendirian. Hamster dapat melahirkan sekitar 8 ekor bayi. Saat bayi hamster lahir, pastikan makanan dan minuman bagi sang induk selalu tersedia dan juga tempatkan kandang di tempat yang jauh dari keramaian.
Hal ini karena hamster akan memakan anaknya ketika makanannya habis dan juga merasa terganggu oleh lingkungan sekitar. Selain itu, jangan pernah memindahkan bayi hamster dan juga memebersihkan kandang selama bayi tersebut berusia kurang lebih satu bulan agar sang induk selalu merawat bayi-bayinya.

Saturday, October 11, 2014

Ciri Ciri Hamster Hamil

Ciri ciri hamster hamil - Hamster hamil melalui proses konsepsi atau pembuahan dengan pejantannya. Namun perlu Anda perhatikan bahwa Anda juga perlu mengontrol proses pembuahan ini. Jangan sampai hamster Anda kawin tidak terkontrol yang dapat mengakibatkan proses kehamilan hamster yang tidak sehat.

Dengan mengontrol proses pembuahan hamster kesayangan Anda, Anda bisa mengatur hamster mana saja yang dikawinkan, berapa umur hamster-hamster yang Anda kawinkan, atau kapan hamster tersebut Anda kawinkan. Dengan begitu, Anda juga dapat mengontrol bayi-bayi yang akan dihasilkan dari proses perkawinan tersebut. Proses pembuahan yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kondisi bayi hamster yang tidak sehat.
Hamster winter white
Hamster winter white
Di bawah ini kami akan menulis beberapa ciri hamster hamil, diantaranya adalah:

Pemalas

Semakin mendekati masa kelahiran, hamster betina hamil akan terlihat semakin malas. Lebih banyak tidur dan menyandarkan setengah badannya (bagian tengah sampai kepala) kepada tempat yang agak tinggi, contohnya punggung hamster jantan atau dinding kandang.

Bentuk tubuh berubah

Hamster betina hamil akan terlihat gemuk dari hari-hari biasanya. Badannya membulat seperti bola saat hamster sedang duduk. Akan terlihat seperti buah pear hijau kalau dia sedang berdiri, kurus di bagian tengah badan sampai kepala tetapi gemuk di bagian pinggang sampai ekor. Jika berjalan perutnya terlihat seperti tertinggal di belakang.

Sedikit makan

Semakin mendekati masa kelahiran, hamster betina hamil akan semakin sedikit makannya.

Banyak minum

Hamster betina hamil semakin mendekati masa kelahiran akan semakin banyak minumnya. Contohnya selalu kehausan. Porsi minumnya pun bertambah.

Tidak ingin dikawin

Hamster betina hamil akan marah kalau dipaksa kawin oleh hamster jantan. Semakin mendekati masa kelahiran maka hamster betina hamil akan semakin galak kepada hamster jantan. Walaupun akan terlihat semakin manja juga.

Gelisah

Ketika waktu melahirkan hanya tinggal 2-3 hari, maka hamster betina hamil akan terlihat gelisah. Lebih sering berputar-putar di kandang. Jika hamster hamil kalian sudah terlihat gelisah, sebaiknya Anda memindahkan hamster jantan ke kandang yang lain. Biarkan hamster betina melahirkan dengan tenang tanpa diganggu hamster jantan.

Cara Budidaya Ikan Hias Air Tawar

Cara budidaya ikan hias air tawar - Budidaya ikan hias air tawar sekarang ini semakin banyak diminati. Tak jarang beberapa petani yang semula menekuni budidaya ikan konsumsi seperti ikan lele, ikan nila, guramih dan lain sebagainya beralih menekuni budidaya ikan tawar. Semua itu dilakukan karena peluang usaha dan potensi ekonomis budidaya ikan hias lebih menggiurkan dibandingkan dengan ikan konsumsi.

Dengan pola pemeliharaan dan pemberian makanan yang hampir sama dengan ikan konsumsi, budidaya ikan hias mampu menghasilkan pemasukan yang lebih besar karena harga ikan hias lebih mahal. Kunci membudidayakan ikan hias adalah telaten dan senang di dalam memeliharanya.
Ikan hias air tawar
Ikan hias air tawar
Di bawah ini kami akan sedikit memberi penjelasan tentang cara membudidayakan ikan air tawar. Yuk disimak.

Cara budidaya ikan hias

Untuk sukses membudidayakan ikan hias air tawar tentunya kita harus bisa mengelola indukan agar hasil optimal. Ikan hias untuk indukan yang sudah berumur 7 bulan dengan panjang kurang lebih 7,5 cm. Agar bisa berkembangbiak maksimal ikan diberi pakan  jentik nyamuk, cacing Tubifex, atau Chironomous. Dan kolam indukan diberi obat  Oxytetracycline dan garam secara teratur agar tahan terhadap penyakit.
Proses awal semua indukan ikan hias baik jantan maupun betina dimasukan pada 1 kolam. Nanti induk ikan hias akan berpasangan dan memisahkan dari ikan lainnya. Indukan yang sudah berpasangan bisa dipindah ke kolam pemijahan.

Dapat juga dijodohkan langsung, tetapi anda harus bisa membedakan mana jantan dan mana betina. Ciri-ciri ikan hias jantan antara lain, ukuran besar, kepala jantan lebih besar dengan bagian antara mulut ke sirip punggung berbentuk cembung, serta bentuk badan lebih ramping.

Hal yang perlu diperhatikan dalam kolam pemijahan antara lain diberi substrat yang halus, misalnya potongan pipa PVC yang berguna untuk menempelkan telur, dinding akuarium diberi kertas atau plastik agar kolam menjadi gelam, hal ini karena dalam memijah ikan ini lebih suka ditempat gelap dan induk ikan hias akan memijah pada malam hari.  Setiap indukan mampu menghasilkan telur antara 500-1000 butir.

Bila telah bertelur langkah selanjutnya pindah telur yang menempel pada substrat ke kolam penetasan. Khusus kola mini diberi obat anti jamur dan diberi pemanas air (water heater) yang dipasang pada suhu 27-28oC.
Telur ikan hias akan menetas setelah 2-3 hari, dengan derajat penetasan telur berkisar 70-90%.  Selanjutnya paralon tempat penempelan telur diangkat dan dilakukan perawatan larva hingga berumur ± 2 minggu. Untuk pakan menggunakan nauplii Artemia sp 2x sehari hingga berumur 10 hari selanjutnya bisa diberi cacing Tubifex.
Untuk menghindari penyakit dalam hal budidaya ikan hias yang perlu diperhatikan adalah kualitas air dan jumlah pakan yang diberikan. Semoga bermanfaat.

Sumber: Ternak.org

Ternak Ikan Discus

Ternak ikan discus - Ikan diskus adalah jenis ikan hias yang berasal dari sungai Amazon (Brasil). Diberi nama diskus karena bentuk tubuhnya mirip lempengan disk yang berdiri tegak. Jenis jenis ikan discus awalnya terdiri dari heckel discus, brown discus, green discus, dan blue discus. Bentuk tubuh ikan diskus ini pipih bundar dengan warna dasar coklat kemerahan dengan garis berombak dan beraneka ragam tak beratur mulai dari dahi sampai samping perut. Mata ikan diskus berwarna merah dan garis tengah tubuhnya paling besar 15 Cm. Ikan diskus dikenal tidak suka mengganggu cenderung menyendiri atau mengelompok dengan ikan sejenisnya.

Hal yang paling penting dalam budidaya ikan discus ialah memilih indukan yang baik. Caranya adalah dengan perawatan sejak kecil. Setelah berumur 15-20 bulan, diskus ini akan memilih pasangannya sendiri. Pasangan diskus inilah yang kita ambil dan dipindahkan untuk dipijahkan. Pada kesempatan ini kami akan mengulas tentang ternak ikan discus. Yuk disimak.
Ikan hias discus
Ikan hias discus
Persiapan tempat
  • Siapkan aquarium ukuran 75 x 35 x 35 cm
  • Suhu air dalam aquarium antara 28 -30 derajat celcius
  • PH air berkisar 5-6
  • Air dapat diambil dari sumur atau dari PDAM yang telah diendapkan selama 24 jam
  • Tambahkan filter dan aerator
  • Sediakan paralon atau pot
Pemijahan
  • Ikan diskus yang sudah siap dipijahkan berukuran 11-14 cm serta berusia 12 - 18 bulan, dengan perbandingan pada waktu dipijahkan yaitu 1:1
  • Induk diskus umumnya dapat memijah saat malam hari lebih kurang jam 11. 00 - 06. 00 wib
  • Sebelum ikan memijah, induk jantan mengejar-ngejar induk betina serta sesudah itu ke-2 induk ini bisa melacak area yang pas memijah dan dapat bersihkan area ( substrat ) untuk berpijah
  • Induk betina bisa bergerak dari bawah hingga ke atas selama pipa paralon, serta dapat mengeluarkan telur melewati genital papillae-nya, diikuti dengan induk jantan yang bisa membuahi telur-telur tersebut dengan langkah mengeluarkan spermanya
  • Sistem pemijahan telah selesai, ke-2 induk dapat melindungi (menjaga) telur tersebut
  • Langkah menjaga telur tersebut yaitu ke-2 induk ini dapat mengipas-ngipas ekornya untuk menyuplai oksigen untuk telur-telurnya
Penetasan telur
  • Telur-telur yang sudah dibuahi dapat menetas sesudah 2-3 hari
  • Pada hari ke enam larva diskus mulai beterbangan serta melekat pada tubuh induknya untuk mengonsumsi lendir ditubuh induk sebagai pakan awal larva diskus
Pemeliharaan larva
  • Larva yang sudah melekat pada tubuh induknya dilewatkan sepanjang 3 minggu ( 21 hari ) sebelum saat larva berkembang jadi benih serta dipelihara pada aquarium terpisah
  • Larva mulai diberikan pakan berbentuk naupli artemia waktu larva mulai terbang
  • Jumlah naupli artemia yang diperlukan sejumlah 50 ml dengan kepadatan 5-10 individu / ml
Pemeliharaan benih
  • Wadah pemeliharaan benih sama juga dengan wadah pemijahan dan pemeliharaan larva
  • Aquarium diisi air hingga ketinggian 30 cm, setelah filter dipasang lantas diberi garam 5 ppt dan diaerasi sepanjang 24 jam
  • Benih diskus yang telah berusia 2 minggu dipindahkan ke aquarium pemeliharaan benih, benih tersebut berukuran 1/2 inchi
  • Benih diserok dengan saringan halus dengan hati-hati. Sesudah induk diangkat. Lalu benih dimasukkan ke didalam ember volume 5 liter yang telah diisi air. Kemudian diaklimatisasi serta dimasukkan ke aquarium yang baru
  • Makanan ikan discus yang didapatkan pada benih diskus yaitu naupli artemia serta larva chironomus
  • Naupli artemia diberikan sejumlah 50 ml hingga benih berukuran 1 bulan
  • Frekuensi pemberian pakan ikan discus sejumlah 3 kali 1 hari dengan jumlah 100 ml tiap-tiap pemberian per aquarium
  • Perubahan air dikerjakan tiap-tiap pagi hari dengan jumlah penggantian air lebih kurang 40 persen
Potensi usaha ikan discus
Dengan perawatan serta pemeliharaan yang tidak demikian rumit ditambah harga pakan yang tidak terlampau tinggi, nyatanya ikan discus mempunyai potensi usaha yang amat mengundang selera. Ini yang banyak dirasakan para peternak ikan discus, bagaimana tidak tiap-tiap harinya ia dapat jual sampai beberapa ratus ekor ikan discus anakan dengan ukuran besar berkisar 3 cm dengan harga meraih Rp. 50. 000, - per ekornya untuk jenis bambu kuning. Untuk jenis red melon anakannya bisa terjual dengan harga 80 – 100 ribu per ekornya.

Sedangkan untuk ukuran dewasa, sepasang ikan discus jenis bambu kuning dijual dengan harga berkisar 600 ribu rupiah serta dapat meraih harga jutaan untuk jenis red melon. Harga ikan discus dapat jadi fantastis bila memenangi suatu kontes.